Senin, 18 Juli 2011

group HPMIG Bandung corat-coret

Telah hadir, telah hadir. kini telah hadir group HPMIG bandung corat-coret.
group ini berisi curahan hati para HPMIG Bandung yang sedang mengalami kegalauan, kegamangan mengenai kuliah, percintaan, dan juga masalah hidup lainnya. #lebay.com :D

Barusan ada yang buka lapak disana "cari jodoh" bagi yang single atau yang ingin ikutan buka lapak silahkan berkunjung  klik disini. hahahha
seperti biasa, biarpun postingnya ga penting dan jelek yang penting eksis!! :D
Kami Muda, Kami Beda, Kami HPMIG Bandung!!!

carnaval gorontalo, HPMIG Bandung

Bersiap untuk kegiatan ini, Kami Muda, Kami Beda, Kami HPMIG Bandung.
semangka, mangga pisang jambu untuk semua panitia :D

Kampus Sebagai Pusat Budaya

Saat membaca judul di atas, teman-teman mungkin bertanya mengapa kampus disebut demikian. Bukankah yang sering disebut sebagai pusat budaya adalah kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan atau kota-kota besar lainnya yang dipenuhi oleh orang-orang dengan latar budaya yang berbeda? tetapi ternyata tidak sebatas itu saja. Bila ditinjau kembali, pengertian pusat budaya adalah tempat berkumpul atau bertemunya banyak orang dengan latar budaya yang berbeda dalam jangka waktu yang lama. Pengertian tersebut mungkin telah menjawab pertanyaan mengapa kampus disebut sebagai pusat budaya.

Kampus adalah tempat mahasiswa belajar, berkreasi bahkan meraih mimpi. Dalam melakukan hal-hal tersebut mereka pasti punya caranya masing-masing dan cara yang mereka tunjukkan menggambarkan budaya mereka. Mungkin ada bahkan banyak mahasiswa yang cara belajarnya pasif dalam arti mereka datang ke kampus hanya untuk duduk dan mendegar apa yang dibicarakan oleh dosen, meskipun tidak sepenuhnya mereka mengerti.

Namun sebaliknya banyak juga mahasiswa yang budaya belajarnya aktif. Setiap ada kesempatan, dia mencoba bertanya pada dosen tentang hal-hal yang tidak diketahuinya atau bila memungkinkan, mahasiswa dapat berdiskusi diluar jadwal kuliah / hal-hal demikian sangat sering kita lihat didunia kampus. Budaya yang ditunjukkan setiap mahasiswa selalu berbeda.


Memang wajar kampus disebut sebagai pusat budaya. Yang mana mahasiswanya tidak terbatas berasal dari daerah universitas itu berada. Bahkan Universitas Cendrawasih dan Universitas Syahkuala sebagai universitas paling timur dan barat Indonesia, mahasiswanya majemuk. Bila demikian kita dapat membayangkan kemajemukkan budaya yang ada di universitas negeri yang ada di jawa yang selama ini menjadi favorite anak muda Indonesia. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan satu kursi saja. Saat mereka berkomunikasi satu sama lain, mereka dapat mengetahui asal daerah teman mereka dengan mengenali logat mereka. Contohnya adalah logat Batak yang dikenal keras. Logat ini pun termasuk budaya.

Saat masih SMA, mungkin kita ditempatkan orang tua di sekolah dekat rumah dengan alasan kenyamanan dan dianggap belum cukup dewasa untuk merantau. Lain halnya saat kita menjadi seorang mahasiswa. Kita dapat mencari universitas terbaik di Indonesia yang kita suka. Otomatis kita juga harus rela berpisah dengan orangtua. Karena saat itulah kepribadian kita dibentuk. Di kampus kita dapat bertemu dengan teman-teman yang berbeda budayanya sehingga kita dapat saling memahami tanpa harus menjadi seperti budaya orang lain.
Satu salam lain menunjukkan cirinya baik dalam berpakaian, berbicara, berpikir dan berprilaku. Yang masing-masing menggambarkan perilaku.

Selasa, 12 Juli 2011

musim galau

galau..galau..galau..
hari gini yang ga galau, kayaknya ga keren. 
galau lagi jadi tren di kalangan HPMIG Bandung.

dan dikesempatan kali ini, kita akan sama-sama mengintip personil HPMIG Bandung yang lagi meluapkan, menumpahkan dan memuntahkan kegalauannya lewat status facebook:
  • "so tell that someone that you love just what you're thinking of if tomorrow never comes." *pengaruh LDR
  • "yang kumau ada dirimu tapi tak begini keadaannya." *galau tingkat dewa, kayaknya lagi nyekil orang :P
  • "kalau ada rasa yang lebih dari kangen, mungkin itu yang kurasa sekarang." *backsound rayuan gombal by yudika
  • "kangen banyak orang-orang yang sayang saya." *hawa-hawanya, lagi ngerayu ortu biar bisa pulang puasa.
  • "menunggu tidak selalu membosankan, terlebih jika yang ditunggu adalah hal yang benar-benar berharga untuk ditunggu." *nunggu kiriman ortu kali maksudnya :)

Demikian posting ga penting tapi tetap eksis ini. Pokoknya, Kami Muda, Kami Beda, Kami HPMIG Bandung.. hahahha

HPMIG BANDUNG bersiap melaksanakan penyambutan mahasiswa baru

Libur akan segera berakhir, tahun ajaran baru akan dimulai. *yang SP ga dihitung.. hahahha
di tahun ini, HPMIG Bandung siap menyambut adik-adik dari gorontalo yang ingin melanjutkan kuliah di bandung..

berdasarkan data yang berhasil di copet dari sumber terpercaya, untuk STKS (Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial) akan kedatangan personil baru sejumlah 25 orang. 15 orang ikatan dinas, 5 orang ijin belajar dan 5 orang lainnya ijin belajar umum.

untuk data yang lainnya menyusul, nunggu tuyul suruhan pulang bawa inpo :D

Kami Muda, Kami Beda, Kami HPMIG Bandung.. biar kata postingannya jelek yang penting eksis. karena KAMI MUDA, KAMI BEDA, KAMI HPMIG BANDUNG!!!

iklan kontroversi di Indonesia

Dalam posting kali ini, akan dibahas mengenai beberapa iklan kontroversi di Indonesia.

Sebelum membahas lebih dalam, ada baiknya dipahami dulu pengertian dari iklan kontroversi.

Advertising (iklan) is a sales message directed at a mass audience, that seeks through, persuasion to sell goods, services, or ideas on behalf, of the paying sponsor.” Artinya advertising menyampaikan pesan-pesan penjualan yang diarahkan kepada masyarakat melalui cara-cara yang persuasif yang bertujuan menjual barang, jasa atau ide (Burke Alma, 2007: 182) .

Sementara kontroversi menurut kamus bahasa indonesia berarti perdebatan, persengketaan, atau pertentangan.

Jadi iklan kontroversi memiliki arti pesan-pesan penjualan yang diarahkan kepada masyarakat menjadi bahan/hal yang diperdebatan dalam masyarakat luas.  perdebatan yang muncul biasanya berkaitan dengan masalah moral yaitu kejujuran, respek pada Tuhan dan sesamanya.

Iklan kontroversi di Indonesia (Kasali, Rhenald : 2010) :
  1. Iklan sekolah gratis - iklan ini dikeluarkan pemerintah menjelang pemilihan umum dan pemilihan calon legislatif, Mei 2009 sehingga menimbulkan kesan sengaja dibuat untuk keperluan politik. Selain narasinya yang dianggap "membohongi" (karena gratis itu tidak sepenuhnya tanpa membayar), iklan itu ditayangkan secara luas (pada 11 stasiun televisi), di tengah-tengah waktu utama (prime time) dengan frekuensi yang sangat tinggi, dengan model iklan Mendiknas sendiri. Iklan ini dianggap tidak etis karena dibiayai oleh uang rakyat yang notabene dipakai untuk kepentingan sempit (promosi). Padahal uang sebesar jumlah yang dipakai pada kampanye in dapat dipakai untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang banyak roboh, fasilitas sekolah, dan pendapatan guru.
  2. Iklan mie sedap - iklan ini dianggap kontroversi karena dianggap "mengajarkan anak-anak berbohong" pada iklan itu tampak seorang ayah yang sedang membaca koran koran ditemani anak gadisnya yang kemudian mendengar panggilan dari luar agar bapak-bapak ikut kerja bakti. Si bapak yang malas keluar menyuruh anaknya untuk berbohong. Saat Pak RT datang, anak gadis kecil itu menangis seakan - akan bapaknya telah tiada. Ia bersandiwara, meraung-raung, menagis-nangis. Pak RT mengeluarkan satu bungkus mie sedap seakan-akan mengatakan sebenarnya ia ingin mengajak ayahnya menikmati makanan itu. Mendengar itu si bapak pun melompat keluar dan sang anak terheran-heran. Narasi ditutupi dengan kalimat "Soal rasa, lidah tak bisa bohong". Padahal dalam iklan itu, kelompok yang kontra mengatakan, iklan itu justru telah mengajarkan kebohongan pada anak-anak. http://www.youtube.com/watch?v=Y5Wwlsyhn5U
  3. Iklan kondom Julia Perez - iklan ini menampilkan talent seorang artis muda yang selalu tampil sensual. Memang tidak mudah mengiklankan produk kondom, tetapi kaum perempuan menggangap iklan ini seronok karena bahasa tubuh yang ditampilkan talent artist sangan menggoda dan menjurus asusila. http://www.youtube.com/watch?v=m_C9aZ-SZ4k


Senin, 04 Juli 2011

pelaksanaan pelantikan HPMIG Bandung

Alhamdulillah, acara pelantikan pengurus HPMIG Bandung pada tanggal 27 Juni berjalan sukses.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua PB HPMIG beserta beberapa pengurus PB, Ketua HPMIG Bogor dan juga Ketua HPMIG Jaya.

Akhir kata selamat atas pelantikan pengurus HPMIG Bandung yang baru, semoga kepengurusan kali ini dapat menjadikan HPMIG Bandung lebih maju..

Kami Muda, Kami Beda, Kami HPMIG Bandung!!