Dalam posting kali ini, akan dibahas mengenai beberapa iklan kontroversi di Indonesia.
Sebelum membahas lebih dalam, ada baiknya dipahami dulu pengertian dari iklan kontroversi.
Advertising (iklan) is a sales message directed at a mass audience, that seeks through, persuasion to sell goods, services, or ideas on behalf, of the paying sponsor.” Artinya advertising menyampaikan pesan-pesan penjualan yang diarahkan kepada masyarakat melalui cara-cara yang persuasif yang bertujuan menjual barang, jasa atau ide (Burke Alma, 2007: 182) .
Sementara kontroversi menurut kamus bahasa indonesia berarti perdebatan, persengketaan, atau pertentangan.
Jadi iklan kontroversi memiliki arti pesan-pesan penjualan yang diarahkan kepada masyarakat menjadi bahan/hal yang diperdebatan dalam masyarakat luas. perdebatan yang muncul biasanya berkaitan dengan masalah moral yaitu kejujuran, respek pada Tuhan dan sesamanya.
Iklan kontroversi di Indonesia (Kasali, Rhenald : 2010) :
- Iklan sekolah gratis - iklan ini dikeluarkan pemerintah menjelang pemilihan umum dan pemilihan calon legislatif, Mei 2009 sehingga menimbulkan kesan sengaja dibuat untuk keperluan politik. Selain narasinya yang dianggap "membohongi" (karena gratis itu tidak sepenuhnya tanpa membayar), iklan itu ditayangkan secara luas (pada 11 stasiun televisi), di tengah-tengah waktu utama (prime time) dengan frekuensi yang sangat tinggi, dengan model iklan Mendiknas sendiri. Iklan ini dianggap tidak etis karena dibiayai oleh uang rakyat yang notabene dipakai untuk kepentingan sempit (promosi). Padahal uang sebesar jumlah yang dipakai pada kampanye in dapat dipakai untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang banyak roboh, fasilitas sekolah, dan pendapatan guru.
- Iklan mie sedap - iklan ini dianggap kontroversi karena dianggap "mengajarkan anak-anak berbohong" pada iklan itu tampak seorang ayah yang sedang membaca koran koran ditemani anak gadisnya yang kemudian mendengar panggilan dari luar agar bapak-bapak ikut kerja bakti. Si bapak yang malas keluar menyuruh anaknya untuk berbohong. Saat Pak RT datang, anak gadis kecil itu menangis seakan - akan bapaknya telah tiada. Ia bersandiwara, meraung-raung, menagis-nangis. Pak RT mengeluarkan satu bungkus mie sedap seakan-akan mengatakan sebenarnya ia ingin mengajak ayahnya menikmati makanan itu. Mendengar itu si bapak pun melompat keluar dan sang anak terheran-heran. Narasi ditutupi dengan kalimat "Soal rasa, lidah tak bisa bohong". Padahal dalam iklan itu, kelompok yang kontra mengatakan, iklan itu justru telah mengajarkan kebohongan pada anak-anak. http://www.youtube.com/watch?v=Y5Wwlsyhn5U
- Iklan kondom Julia Perez - iklan ini menampilkan talent seorang artis muda yang selalu tampil sensual. Memang tidak mudah mengiklankan produk kondom, tetapi kaum perempuan menggangap iklan ini seronok karena bahasa tubuh yang ditampilkan talent artist sangan menggoda dan menjurus asusila. http://www.youtube.com/watch?v=m_C9aZ-SZ4k
Tidak ada komentar:
Posting Komentar