Promosi
Menurut Shoell (Alma, 2007: 179) “Promotion is marketers effort to communicate with target audiences. Communication is the process of influencing others behaviour by sharing ideas, information or feeling with them”. Promosi ialah usaha yang dilakukan oleh marketer, berkomunikasi dengan calon audiens. Komunikasi adalah sebuah proses membagi ide, informasi atau perasaan audiens.
Sementara menurut Ray (Morissan, 2010: 16), promosi sebagai “The coordination of all seller-iniated efforts to setup channels of information and persuasion to sell goods and services or promote an idea.” Promosi sebagai koordinasi dari seluruh upaya yang dimulai pihak penjual untuk membangun berbagai saluran informasi dan persuasi untuk menjual barang dan jasa atau memperkenalkan suatu gagasan.
Bauran Promosi
Instrumen dasar yang digunakan untuk mencapai tujuan komunikasi perusahaan disebut dengan bauran promosi (promotional mix) atau disebut juga bauran komunikasi pemasaran (market communication mix).
Secara tradisional, bauran promosi mancakup empat elemen yaitu : iklan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), publikasi/humas, dan personal selling (Kitchen, 1996: 10). Namun George dan Michael Belch (Morissan, 2010: 17) menambahkan dua elemen dalam promotional mix, yaitu direct marketing dan interactive media. Dua elemen ini telah digunakan secara luas oleh pengelola pemasaran dewasa ini untuk berkomunikasi dengan khalayak sasarannya sebagaimana empat elemen sebelumnya.
Iklan (Advertising)
Burke (Alma, 2007: 182) mendefinisikan “Advertising is a sales message directed at a mass audience, that seeks through, persuasion to sell goods, services, or ideas on behalf, of the paying sponsor.” Artinya advertising menyampaikan pesan-pesan penjualan yang diarahkan kepada masyarakat melalui cara-cara yang persuasif yang bertujuan menjual barang, jasa atau ide.
Media Iklan (Advertising)
Alma (2007: 182) mengemukakan media dari advertising terdiri dari surat kabar, majalah, surat (direct mail), tv, radio, bioskop, papan reklame, car cards, lampu-lampu, katalogus buku, telepon dan sebagainya.
Pemilihan media advertising yang akan digunakan, akan tergantung kepada : daerah yang akan dituju, konsumen yang diharapkan, appeal (daya tarik) yang digunakan oleh media-media tersebut dan fasilitas yang diberikan oleh media-media tersebut dalam hal biaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar